Minggu, 15 April 2012

Rahasia Hati (The Secret of Heart)


Sulit ku tuk membedakan
Warna warni perasaan ini..
Sulit ku tuk menebak
Berjuta rasa yang kualami..
Hal yang tak dapat dirumuskan dengan logika,,
Hal yang tak bisa diungkapkan dengan kata.
Hal yang sampai sakarang pun, aku tak tau darimana awalnya..
Rahasia Hati...

Berbagai macam kunci pun t'lah kucoba.
Namun, tak satu pun kunci dari rahasia itu yang terbuka..
Banyak teori t'lah ku terapkan.
Dan tak sedikitpun dapat kuandalkan..
Hanya SAMAR .
Yang tersembunyi dibaliknya..
Hanya SAMAR !
Yang kudapatkan dari sgala daya dan upayaku..
Dan hanya SAMAR PULA !!
Yang terus membayangi bayang malam ku...

Ku coba tuk beranjak..
Namun ku tak kuasa.
Aku terlalu lemah tuk menghadapinya..
Aku terlalu lemah untuk membuka kepingan rahasia itu..
Apa ? Kenapa ? Dan... Bagaimana??
Selalu itu yang ku permasalahkan..
Mungkin kau sudah bosan untuk mendengarnya..
Atau mungkin, kau sudah bosan untuk melihatnya..
Mendengar semua keluh yang ku ungkapkan.
Melihat jutaan kata yang ku tuliskan..
Bahkan, kau mungkin sudah lelah untuk merasakan kebingungan yang ku hadapi...
Kau tahu??
Aku pun sudah sangat lelah untuk terus menanyakannya..
Aku sudah sangat bosan untuk terus merasakannya..
Perasaan aneh ini.. Selalu membuatku menderita !
Karena perasaan ini.. Selalu datang dengan milyaran tanda tanya...
Yang selalu membekap setiap nafasku..
Dan selalu datang dalam ribuan malam mimpi dalam tidurku…

Aku capek !! bahkan ingin rasanya ku teteskan kembali air mata ini..
Tapi, tetesan terakhirnya telah habis diserap masa laluku.
Aku bosan ! dan untuk kesekian kalinya..
Ingin ku tumpahkan semua perasaan ini lagi.
Agar ku tak memilikinya.
Agar guci hatiku kembali seperti semula..
Tapi, bagaimana lagi ??
Guci itu, tak bergerak sedikitpun saat ku goyang..
Bahkan tak tersentuh sedikitpun saat ku coba meraihnya.
Rahasia Hati…

Sesuatu yang tak bisa..
Bahkan mungkin tak akan pernah dapat ku kuak !
Ku coba untuk membiarkannya..
Perasaan itu malah semakin merambat.
Mengunci imaji-ku dari duniaku..
Mengikat gerakku dari hari-hariku..
Dan terus menyusup ke ruang-ruang kosong dalam hatiku…
Haruskah aku membiarkannya ??
Membiarkan rahasia-rahasia itu mengambil alih kendaliku..
Membiarkan rahasia itu membutakan mata dan pikiranku.
Bukannya aku tak menghargai..
Bukannya aku menentang anugerah yang diberi-Nya.
Aku bersyukur..
Karena perasaan itu sempat tumbuh subur di ladang hatiku..
Tapi, aku tak sanggup untuk terus membiarkannya..
Membiarkan rasa itu semakin tumbuh dengan pucuk-pucuknya yang baru.
Dan membiarkan rasa itu mengurungku dalam angan-anganku yang suram…

Pasrahku mengungkapnya..
Letihku memendamnya..
Dalam energi terakhir , kuputuskan..
Untuk menjaga rahasia itu agar tak berkembang..
Dan membiarkan rahasia itu , menjadi sebuah pintu tanpa kunci..
Dan ku biarkan rahasia itu..
Terus berada dalam guci hatiku yang kelam ini…

0 komentar:

Posting Komentar